Kamis, 27 Juni 2013

Yu mencoba Menulis

Cara Cepat Mengalirkan Ide Menulis

Salah satu cara mengalirkan ide menulis adalah dengan membaca buku best seller ini: La Tahzan. Silakan cari di google ebook gratisnya.
Tips Lain Agar Ide menulis mengalir lancar adalah:
1. Membaca yang banyak
Membaca yang banyak dapat mengalirkan ide menulis. Saya telah merasakan manfaatnya dalam banyak waktu dengan efek yang dahsyat. Sehari saja tidak membaca maka kegiatan menulis menjadi fakum. Namun beda halnya dengan banyak membaca atau paling tidak membaca selembar dua lembar buku atau sekedar membaca blog tetangga, maka ide menulis mengalir dengan deras.
Ya, kawan. Membaca adalalah senjata menulis yang dahsyat. Ia mampu menunjuki kita cara dan teknik, menunjuki kita jalan, menunjuki kita ide,  yang sebelumnya tidak kita ketahui. Ia dapat membantu kita menjangkau ide-ide yang sebelumnya tidak kita pikirkan. Ia mampu melahirkan kreatifitas menulis.

Bila kita serius menukuni dunia penulisan ini maka banyak-banyaklah membaca. Dan dua aktifitas membaca berikut ini juga termasuk cara ampuh mengalirkan ide menulis.
2. “Membaca” pengalaman menarik orang Lain
Maksud saya memberikan tanda kutip (” “) pada kata “membaca” di atas agar kata membaca dapat diartikan secara luas dan mendengar juga termasuk salah satu dari aktiiftas “membaca” itu.
Nah, agar ide menulis kita datang mengalir, ada baiknya kita banyak mendengarkan pengalaman menarik orang lain dan bahkan kita bisa menjadikannya bahan tulisan. Kita bisa membuat puisi, cerpen atau bahkan novel dari cerita tersebut, khususnya pengalaman yang kita dengarkan sendiri dari pelakunya.
3. “Membaca” Teman dan Guru.

Selamat berkarya,    moga bisa.

Berlibur sambil Belajar

Memang dalam minggu terakhir ini sekolah tempat mengajar libur, karena anak-anak usai ujian dan kenaikan kelas.
Banyak agenda kegiatan sebulan sebelum libur ini, dari yang rutinitas ngajar, sampai  pada perkara
mempersiapkan anak-anak ikut perlombaan.   yah memangnya dalam perlombaan itu bermacam-macam motivasi , dari sekedar ikut,  melihat ,  sampai menginginkan juara. yah tentu saja
anak-anak  yang dibina, diarahkan masing-masing beda bakat dan kemampuan.
Oleh karenanya melihat dari hasil perlombaan tersebut , maka seorang guru , pendidik dan pengajar
harus lebih berbenah  lagi.    makanya di waktu libur ini berarti menyusun strategi lagi bagaimana -
agar peserta didik berhasil dg baik.